Jumat, 25 Maret 2011

Nasihat Tentang Enam Perkara

Alloh SWT Menyembunyikan Enam Perkara di dalam enam Hal.

Sayidina Umar r.a berkata:
"Sesunguhnya Alloh Ta'ala menyembunyikan enam perkara di dalam enam hal yaitu: menyembunyikan ridho-Nya dalam perbutan taat, menyembunyikan murka-Nya dalam perbuatan maksiat, menyembunyikan Lailatul Qadar dalam bulan ramadhan , meyelinapakan wali walinya di tengah tengah manusia , dan meyisipkan kematian di sepanjang umur, menyembunyikan salat wustha di salat lima waktu"

Menurut Umar r.a ada enam perkara yang tersembunyi di dalam enam hal yaitu:

Keridaan di dalam ketaatan, maksudnya agar manusia bersungguh sunggug dalam hal ketaatan dengan harapan dapat menemukanya. Kita tidak boleh menhina ketaatan, sekalipun sangat kecil, karena barangkali keridaan Alloh ada di dalamnya,

*Kemurkaan Alloh SWT dalam kemaksiatan , maksudnya agar manusia menjahui kemaksiatan. Kita tidak boleh meremehkan kamaksiatan, sekalipun sangat kecil , karena di dalamnya terdapat kemurkaan Alloh SWT.

*Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan , maksudnya agar manusia bersungguh-sungguh menghidupkan semua bulan Ramadhan dengan beribadah , karena pahala sunah yang di lakukan tepat di malam Lailatul Qadar itu bernilai ibadah fardhu,

Bahkan An-Nakha'i mengatakan :
"Satu rakaat dalam lailatul Qadar lebih utama di banding seribu rakaat di luar Lailatul Qadar dan sekali membaca tasbih di situ lebih utama di banding seribu kali membacanya di lauar malam itu"

Hendaklah bersungguh-sungguh menghidupkan semua malam Ramadhan untuk mendapatkan Lailatul Qadar , karena Lailatul Qadar lebih baik daripada serbu bulan yaitu 83 tahun 4 bulan.

Dalam sebuah Hadis marfu' Nabi SAW . bersabda:

"Barangsiapa berzina atau minum Khamar di bulan Ramadhan , maka dia di kutuk Alloh SWT, dan malaikat yang ada di langit sampai datang tanggal yang sama tahun depan" (HR.Ath-Thabrani.)

Jadi, orang yang berbuat kejelekan di bulan Ramadhan , kemudian mati sebelum mengalami Ramadhan berikutnya , tidak mempunyai kebajikan di sisi Alloh yang dapat menjaga dirinya dari api neraka. Oleh karena itu, bertakwalah kepada Alloh Ta'ala di bulan Ramadhan , karena pada bulan Ramadhan ini kebaikan dilipatgandakan .Begitu pula dengan kejelekan , dilipatgandakan di bulan Ramadhan.

*Para kekasih Alloh di selinapkan di tengah-tengah para manusia, maksudnya agar manusia tidak menghina seorangpun dari wali (kekasih Alloh), melainkan memohon doa dengan harapan menemui wali Alloh, oleh sebab itu seseorang jangan menghina orang lain karena siapa tahu dia adalah wali Alloh.

*Ajal kematian di sisipkan di sepanjang usia , maka hendaklah si setiap denyut jantung selalu di gunakan menghimpun bekal untuk mati dengan cara beribadah, karena siapa tahu kematian datang dengan tiba-tiba

*Sholat wustha , yakni sholat yang paling utama dan istimewa di sembunyikan Alloh dalam salat lima waktu, maksudnya agar manusia mencarinya pada semua sholat,

Selain itu, Alloh menyembunyikan nama-Nya yang Agung, agar manusia bersungguh-sungguh dapat di kabulkan. alloh menyembunyikan waktu ijabah (di kabulkan doa) pada hari jum'at dan Alloh menyembunyikan ayat Sab'ul Matsani, agar manusia bersungguh-sungguh membaca semua ayat Alquran.

Dari Kitab Kuning Nashoihul Ibad ,
Babul khomsah ( V ) maqola ; Nasihat Tentang Enam Perkara
Karya penulis : Syeikh Muhamad Nawawi Ibnu Umar Al -Jawi
Karangan Al-Allamah Al-Hafizh Asy-Syekh Syihabuddin ahmad Bin Ali bin Muhammad bin Ahmad Asy-Syafii

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar